Judulnya Pengabdian Pada Masyarakat. Iya, itu adalah sebuah event yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran angkatan 2012. Angkatan saya alhamdulillah tentunya. Dalam acara ini kami mengadakan bakti sosial yang sangat besar dengan target peserta 400 pasien, tapi tanpa diduga-duga pasien yang datang berjumlah 447 pasien alias lebih banyak dari target awal. Alhamdulillah lagi itu merupakan nilai plus bagi kami. Perlu kalian ketahui juga kalo acara ini diadakan di dua desa di daerah Garut, Jawa Barat, yaitu desa 1, Desa Sukawargi dan desa 2, Desa Margamulya dengan jarak diantara kedua desa tersebut sepanjang 4 km. Wow, cukup jauh tentunya dengan berjalan kaki. Jadi, kami memerlukan transportasi dan supir yang tak sedikit, dan saya salah satu penunjangnya -_- Pengabdian Pada Masyarakat 2013 atau PPM 2013 ini terlaksana selama 3 hari. Pada hari pertama diadakannya Panggung Rakyat di Desa Sukawargi. Wuih, panggung rakyatnya, alhamdulillah lag...
Sebenarnya kemarin sudah gue spill sedikit mengenai Pelabuhan Muara Teweh. Pelabuhan ini berada di Kabupaten Barito Utara, Kecamatan Muara Teweh, Kalimantan Tengah, Indonesia. Kalau yang ada dipikiran kamu pelabuhan itu seperti Pelabuhan Merak yang banyak kapal feri besar, banyak kendaraan roda empat atau roda dua yang mengantri masuk. Kamu harus mengubah pola pikirmu. Pelabuhan ini berisi perahu-perahu kecil yang berisikan sekitar 20-30 penumpang. Ada beragam jenis moda transportasi air di Kalimantan yang gue pernah naiki sampai saat ini, berikut urutannya mulai dari yang paling besar: 1. Kapal feri versi lite Kapal feri ini memuat satu mobil, mulai dari mobil pribadi sampai truk sedang juga bisa. Biaya sekali jalan kisaran 500.000 rupiah untuk jarak tempuh satu jam dari Beras Belange sampai Laung Tuhup. Tapi di Pelabuhan Muara Teweh ini tidak ada feri ini. 2. Speedboat Nah, ini dia perahu kecil yang gue pakai untuk pulang ke Maruwei. Perahu motor ini bisa berisi 20-30 orang dalam sek...
Hai! Tulisan ini mungkin adalah tulisan yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian besar calon peserta Penugasan Khusus Nusantara Sehat. Tema tulisan kali ini adalah seberapa besar insetif yang diterima oleh para peserta Nusantara Sehat. Atau yang lebih enak didengar, yaitu gaji peserta Nusantara Sehat. Besaran insentif peserta Nusantara Sehat terbagi menjadi beberapa kategori yang diurutkan berdasarkan jenjang pendidikannya serta kriteria penempatannya. Jika diurutkan berdasarkan jenjang pendidikan, maka Dokter dan dokter gigi menempati perolehan insentif tertinggi. Lalu disusul oleh S1 yang memiliki profesi lainnya selain dokter atau dokter gigi, contohnya apoteker atau ners. Di bawahnya lagi untuk S1 dan DIV. Menempati urutan terakhir, yaitu D3 dan tenaga kesehatan lainnya. Jika diurutkan berdasarkan kriteria penempatannya, maka kriteria penempatan sangat terpencil akan mendapatkan insentif yang lebih besar pula dibandingkan kriteria terpencil. Kriteria terpencil akan mendapatkan ins...
Comments