Posts

Showing posts with the label Birthday

Dua

Image
Dua ribu dua puluh dipenuhi dengan ketidakpastian dalam hidup. Quarter life crysis. Permasalahan hidup. Pembelajaran menuju kedewasaan. Mencari makna kehidupan. Memahami keinginan diri sendiri. Berdamai dengan ekspektasi. Hidup dengan bahagia dan tentram. Dua ribu dua belas saya resmi berpisah dengan sahabat SMA saya setelah dua tahun berjuang bersama. Jakarta-Bandung-Jogja. Terlebih di tahun terakhir masa putih abu-abu. Dua belas jam saya dihabiskan bersama mereka. Bahkan keluarga saya kalah. Enam ke enam. Enam pagi berangkat menuju sekolah, enam sore selesai belajar bersama. Entah itu di rumah Eyang Uti saya, di rumah Eno, di rumah Via, atau di rumah Aday. Bertemu dengan mereka lagi, mereka lagi. Makanya tidak heran jika, salah satu dari kami memiliki masalah yang lain akan langsung mengetahui tanpa bercerita. Dua puluh enam  tahun usia rata-rata kami. Dulu mungkin belum terbesit dalam pikiran kami, di usia dua puluh enam akan menjadi seperti apa. Akan memiliki apa. Dulu yan...

Kalaupun Tidak

Sembari mengisi waktu luang, yang sebenarnya tidak kosong, aku membaca kumpulan sajak Tere Liye, yang disatukan dalam bentuk buku berjudul “Dikatakan atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta” . Buku ini merupakan sebuah bingkisan, saat usia saya membuka gerbang kepala dua. Diberikan oleh seorang sahabat yang juga mencintai buku, kopi, fotografi, dan sepertinya semua kegemaran saya, kesukaannya juga. Terima kasih saya ucapkan untuk sahabat saya, Finka. :) Sajak-sajak yang telah dipindahkan dari otak dan hati Tere Liye ke dalam selembar kertas itu sangat mengguggah kalbuku, salah satu sajak yang saya suka berjudul, Sajak “Kalaupun Tidak”, yang isinya akan saya paparkan dalam cuplikan di bawah ini. SAJAK ”KALAUPUN TIDAK” Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya Maka itu tetap cinta. Tidak berkurang sesenti pun perasaan tersebut. Justru dengan ngotot ingin bila...

19th!

Image
Hallo 19! Selamat datang! Terima kasih buat semua partisipan yang telah mengucapkan selamat ulang tahun serta mendoakan aku. Semoga malaikat mendengar dan membalas doa kalian. Amiin. Ini bukan kue ulang tahun aku, serius deh! https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxH9Sjfr9blIy6QyrE2HxNLBRP4yJGRg0S9yI3TmRztYNn0RX_0DQvULR60YPHPOfAbwEpqj46qR-OxYORwjf6goqLN00TTxHqn87MUxBRvL9zQGuB5BhtvZtwyDqqA17Kkf4tivPQi1Lp/s1600/19+th+bday.jpg Terima kasih buat anak-anak Taruna tersayang Osin , Diana ,  Liyong , Linggar , Fira , Ejha , Anna , Nia , Ijoh , dan Datin buat surprise dan kadonya. Serta Finka yang nyangkanya aku kegeeran mau di- surprise -in, padahal sebenernya aku mau nraktir dia. I love you all to the moon and back! :* {} Yang ini dari anak Taruna. Gatau siapa yang buat. Buset, kok kesannya gue desaperated terhadap jodoh banget ya? Dapet dua hadiah dari anak Taruna. Ini adalah hadiah dari mereka : hadiah pe...

12 November 2013

Image
http://democraticfuture.org/earlyapptwoweeks/ Postingan ini telat 2 hari, tapi gapapalah, better late than never. Ada apa dengan 12 November 2013? Ya, ini adalah hari ulang tahun saya. Hari dimana ibu saya memperjuangkan seorang makhluk kecil tak berdosa keluar dari rahimnya, serta mempertahankan nyawanya demi buah hatinya yang pertama. 19 tahun yang lalu, saya, Nisrina Qotrunnada, pertama kali menghembuskan nafas di dunia ini. 19 tahun yang lalu, saya pertama kali melihat indahnya dunia ini dan menyadari betapa kuasanya Tuhan yang telah menciptakan saya. 19 tahun yang lalu, saya pertama kali mendengar sayup-sayup dikumandangkannya adzan oleh pahlawan yang telah membesarkan saya, imam keluarga saya, pencari nafkah untuk keluarga saya, yaitu ayah saya. 19 tahun yang lalu, saya pertama kali mendengar sebuah tangisan. Tangis penuh haru yang mengalir deras dari tulang air mata seorang manusia yang berhasil mengeluarkan buah hati pertama dari rahimnya. 19 tahun y...