Posts

Diskusi Splinting

Image
DISKUSI SPLINTING! Alhamdulillahirobbialamin. Hari ini eh  Kemaren selesai syudah diskusi splinting Nisrina bersama drg Metta. Selesai dalam satu pertemuan sahaja selama kurang lebih 1,5 jam. Yok mari flashback sedikit yak materi tadi yang udah gue pelajari tapi gak keluar HAHA. Splint adalah alat untuk menstabilkan gigi yang goyang karena penyakit atau trauma. Splinting ini salah satu dari requirement mayor  di departemen Periodonsia. Setelah lo menyelesaikan complex case sampai root planning  sebulan. Oiya, gue jelasin dulu sebelum  too much kata-kata dalam bahasa kedokteran gigi. Complex case a.k.a kasus kompleks a.k.a kasus mayor di departemen Periodonsia itu tahapannya lumayan panjang. Pertama scalling atau pembersihan karang gigi. Tahapannya ada tiga kali pertemuan; (satu) pembersihan karang gigi secara keseluruhan, (dua) kontrol satu minggu setelah pembersihan karang gigi, (tiga) kontrol sebulan setelah kontrol seminggu pasca pembersihan karang g...

Taruna!

Image
TARUNA! atas ki-ka: me, Fira, Diana, Nia bawah ki-ka: Liong, Linggar, Osin My support systems at dental co-assistant since 2013 are them! Perasaan baru kemaren pindah kosan ke Taruna, tapi ternyata udah hampir tahun ketiga ngekos di Bandung. Perasaan kemaren masih ngerayain ulang tahun ke 19, tapi kok umur udah mau 25. Perasaan kemaren Iyong masih nangis-nangis galauin mantan, tapi ternyata yang ditangisin sekarang jadi suami, wk. Perasaan kemaren baru kelar wisuda sarjana, tapi kok Diana udah wisuda 2x dan Fira (akan wisuda). Perasaan...........Perasaan........... Hm.. Tanpa kita sadari, waktu tuuuuh berlalu cepet banget yha. Tau-tau udah ini, tau-tau udah itu. Tau-tau meninggal. Hadu serem amat, Nis. (Tapi ini pasti looh!) Ndausyah cemas mikirin A sampe Z yang belom pasti, jalanin aja. Kalo cape yha istirahat dulu, napas dulu. Kalo udah siap, yha jalan lagi. Terima kasih yha klean syudah menjadi sahabat berjalan, berlari, sampe beristirahat di d...

One Day

One day, I pray to God to send me a person who would accompany me to fight the world and walked together till Jannah. God almost send me the answer, but then He said, “You two are not ready yet to build a new world, to make a new generation. You guys have to learn more. I promise, I will give you the partner that you need, to fight the world together. Neither with the same person, nor not. Good luck and be patient!” You know what? It hurt. Really hurt me. Bahkan sampai detik ini, terasa perih dan menyesakan. You came then went without saying good bye to me. Sometimes I ask myself, “Am I did something wrong?”   "Am I said the wrong words?” I was crying in the middle of the night. I was hoping with human. “This is your mistake.” God said. Jauuuuh di lubuk hati terdalam, ada hal yang masih ingin diperjuangkan sampai akhir. Ada suatu keinginan yang terpendam dan berusaha untuk mewujudkannya namun merasa ini bukan waktunya. Ada suatu harapan untuk bertemu kembali di waktu y...

Coffee

  “ Caramel latte panas satu, karamelnya gak usah banyak-banyak, ya!” kataku pada penjaga kasir di kedai kopi langgananku siang itu. “Lo mau apa?” tanyaku sembari menengok pada seseorang di sebelahku.   “ Cappuccino satu ya, Mas!” jawabnya sambil mengeluarkan dompet dari saku celana belakangnya. “Gue aja yang bayar.” ujarnya sambil mengeluarkan uang seratus ribuan.   Aku tersenyum simpul padanya, lalu mengedarkan pandangan ke sekeliling untuk mencari tempat. Voila! Got it!   “Di sana aja yuk, tempatnya nyaman, bisa lihat air mancur, ada colokannya juga.” kataku sambil menunjuk dua buah kursi berhadapan dengan meja bulat di depan pintu kaca yang membatasi ruang ac dan smoking. Di balik pintu kaca terdapat air mancur dengan kolam ikan berisi koi dengan perpaduan warna oranye dan putih.   “Oke.”   Aku mendekatkan diri kepadanya, “Terima kasih traktirannya, gue duduk duluan, yah.”   Ia mengangguk pelan.  Aku berjalan menuju kursi ters...

Kiat untuk Move On.

Move on , menurut google translate artinya berpindah, berjalan terus. Kemarin malam, gue gak sengaja baca instastory teman, “Perempuan itu mainannya hati. Apa-apa dibawa perasaan.” Dasar kamu perempuan! Dikasih hati, minta jantung. Sungguh, saudari-saudariku yang seiman, gue sangat menganjurkan untuk tidak bermain hati kepada sesuatu hal yang tidak belom pasti. Apalagi jika lo adalah tipe altuirsm . Ingin menolak sulit, namun mengiyakan bukan merupakan sebuah solusi yang baik. Solusinya adalah dengarkan suara hatimu. Dengarkan jawaban Allah melalui perantara-Nya. Kembali ke judul, sebuah pertanyaan paling mendasar yang paling sering ditanyakan ke diri gue sendiri adalah, “ Kenapa seseorang bisa move on?” Seseorang dikatakan bisa terus berjalan karena ia telah berhasil untuk memaafkan diri sendiri. Kenapa seseorang bisa sukses? Ia mengetahui bahwa ia salah langkah, lalu ia memaafkan kesalahan yang ia lakukan, serta mengambil langkah lainnya untuk terus bergerak maju. Sulit? ...

Quarter Life Crisis

Menjadi seorang koas dokter gigi bukanlah merupakan sebuah perkara yang mudah menurut gue. Usia gue saat ini 23 tahun, almost 24 years old. Beberapa orang di usia ini mengalami quarter life crisis. Termasuk gue juga. Fase dimana gue sering banget mempertanyakan apa sih tujuan hidup gue yang sebenernya? Apakah gue sudah bermanfaat untuk sekitar gue? Karya apa yang sudah gue buat sampai usia segini? Rancangan hidup lo beberapa tahun ke depan gimana, Nis? Sampe pertanyaan yang menurut gue sangat sering ditanyakan orang-orang di sekitar gue, dan sering juga gue tanyakan pada diri, “Mau lulus kapan, Nis?” “Mau nikah kapan, Nis?” Setahun yang lalu, gue masih dapat menjawab pertanyaan ini dengan ngasal. Jawabannya, tahun depan. Udah aja. Gue sendiri pun gak ada target samsek mau lulus atau mau nikah kapan sebenernya. Jawab aja, biar orang seneng. Jawab aja, biar didoain sama orang-orang. Jawab aja, biar gue gak diem ketika ditanya orang. Gue hanya bisa tutup kuping mendengar setiap pertanya...

Mari~

Ikhlas. Sungguh, satu kata ini sangat mudah diucapkan, namun sulit untuk dilakukan. Seperti iman, mengaku beriman pada Allah, namun mengabaikan setiap perintah Allah. Apakah masih dapat disebut iman? Setiap orang berhak memilih akhir dari sebuah cerita. Entah bahagia, entah sedih. Entah haru, entah duka. Saat ini aku memilih sebuah jalanku. Jalan yang bahkan masih ragu kapan berakhirnya, namun akan selalu kuusahakan sampai garis akhir. Aku memilih sebuah akhir cerita yang sungguh berbeda dari harapan awal. Mimpi yang berjalan mendekat, tapi ku perlahan bergerak menjauh. Tak apa, mungkin dengan melepaskan akan membuat hati tenang. Untuk apa melanjutkan mimpi namun hati tak tenang? Pada setiap air mata yang mengalir di hadapan Allah. Semoga dapat ku gantikan dengan kebaikan lain yang ku usahakan. Untuk setiap usaha yang tidak pernah dikatakan mudah, semoga selalu diberi balasan oleh Allah. Sejak kemarin, aku berjanji pada diri sendiri, agar menggantungkan semua harapan dan cita-ci...